Oleh : Obeth S
Kahlil Gibran pernah menulis mutiara indah… ”Ada orang mengatakan kepadaku, jika engkau melihat ada budak tertidur, jangan digugah.. barangkali ia sedang bermimpi akan kebebasan”. Kujawab, “jika engkau melihat ada budak tertidur gugahlah dan ajaklah berbicara tentang kebebasan”.
Renung pengalaman Gibran di atas mau menekankan pada pentingnya aksi dari sekedar mimpi.
Kita semua pernah bermimpi… Tetapi pernahkah kita meraih mimpi itu????
Dalam benak kita ada banyak mimpi… memimpikan PMKRI yang maju dan jaya…
Menulis mimpi tentang kemajuan dan kejayaan PMKRI tak akan pernah selesai dan tak pernah habis...begitu kata seorang teman saya dalam diskusi lepas disebuah warung kopi dekat margasiswa.
Mimpi selalu menampilkan hal yang indah...Dalam mimpi saya bisa jadi orang kaya, punya pacar cantik dan hal-hal lain....singkatnya dalam mimpi semua hal bisa diraih. Keberhasilan meraih semua hal dalam mimpi membawa kita pada sebuah keadaan bahagia, bangga dan puas. Keadaaan tersebut merupakan dambaan setiap insan dan dengan berbagai macam cara, orang berusaha untuk memenuhi dambaan tersebut.
Cara setiap orang mendapatkan kebahagiaan sangat bervariasi, hal ini sangat dipengaruhi Sumber Daya Manusia, Budaya dan asal usul setiap orang. Ada yang hanya mengahabiskan waktu 1 jam sehari dengan pendapatan yang besar (bisa mebiayai hidup keluarga), tetapi ada juga yang bekerja dengan hampir menghabiskan seluruh waktu sehari, hanya untuk mendapatkan sesuap nasi. Hal tersebut, bukan hal yang asing lagi...tidak jarang pemandangan ini sering kita saksikan disekitar kita.
Tidak sedikit juga kita saksikan, orang disekitar..bahkan mungkin kita terjebak dalam romantisme dunia mimpi. Kita lebih banyak menghabiskan waktu dengan bermimpi tanpa dibarengi aksi. Kita sering mengalah dan tunduk pada keadaan, lalu mencoba untuk menemukan keahagiaan dan memenuhi hasrat lewat jalan yang pintas, tanpa harus mengeluarkan energi dan waktu yang banyak…yaitu Bermimpi!!!!!!!!
Mimpi tetap akan jadi mimpi bila tidak dibarengi upaya untuk meraih mimpi itu. Meraihnya tentu tak dalam mimpi tetapi dilakukukan melalui tindakan praksis dalam kehidupan sehari-hari, dengan mengerahkan segala potensi yang dimiliki dan dilakukan tanpa kenal lelah. Hanya dengan cara itu, hal yang tadinya hadir dalam mimpi dapat digengam (menjadi sebuah kenyataan).
Dalam konteks PMKRI, setiap anggota pasti bermimpi tentang sebuah kondisi perhimpunan yang ideal. PMKRI dikatakan ideal, bila visi dan misi PMKRI mampu diterjemahkan dan dilakukan oleh setiap kader dalam setiap gerak langkah perhimpunan dan dalam kehidupannya sehari-hari ditengah masyarakat. Dalam mimpi, itu terlalu mudah diraih. Tetapi praksisnya, kita temukan...tidak sedikit dari kita yang acuh tak acuh, merasa menang sendiri, menjadi wasit, penonton tanpa upaya merealisasikan mimpi itu.
Ketidakmampuan kita merealisasikan mimpi tentang sebuah kondisi PMKRI yang ideal menunjukan bahwa kita terjebak dalam dunia mimpi.
Sedang bermimpikah kita??????
Tidak, kata seorang teman mencoba meyakinkan saya dalam sebuah kesempatan diskusi menjawab pertanyaan sederhana di atas. Teman tadi dengan penuh semangat memberikan penjelasan lengkap dengan langkah-langkah strategis yang dibuat dalam upaya pencapaian visi-misi PMKRI. Baginya, visi-misi itu tidak mungkin bisa dicapai dalam waktu yang singkat. Yang bisa dilakukakn dalam waktu singkat hanya langkah-langkah strategis melalui program-program kegiatan yang mampu meransang kesadaran setiap anggota akan tujuan dari sebuah organissai. Langkah-langkah strategis itu juga diharapkan mampu membentuk karakter kemandirian kader yang mampu mengemban tugas dan perannya sebagai Bhayangkara Gereja dalam bingkai tiga benang merah kapanpun dan dimanapun.
Tentunya, hal-hal tersebut bisa tercapai melaui kerja kolektif setiap anggota dengan mengerahkan segala potensi yang dimiliki melalui keterlibatan dalam setiap aktifitas perhimpunan. Aktifitas yang dimaksudkan disini tidak hanya dalam kegiatan yang sifatnya formal, tetapi juga kegiatan nonformal dan informal.
Pertanyaan menggelitik kemudan yang timbul...
Sedang Bermimpikah kia???????
Sedang Bermimpikah kia???????
Tidak ada komentar:
Posting Komentar