Selasa, 29 Juli 2008

Aktivis PMKRI Tuntut Transparansi KPU

Sabtu, 03-11-2007 | 13:43:53

Laporan: Andi Syahrir dan Mansur AM. tribuntimurcom@yahoo.com
Makassar, Tribun - Puluhan aktivis mahasiswa yang mengatasnamakan diri PMKRI Sulsel menggelar demosntrasi di depan Monumen Mandala, Makassar, beberapa waktu lalu.
Mereka membawa poster bertuliskan KPU harus transparan soal data pemilih tetap (DPT). Demo dijaga sejumlah polisi berpakaian preman. Karena jumlahnya sedikit, demo ini tidak mengganggu pengguna jalan di depan Monumen Mandala.
Usai orasi, mahasiswa ini rencananya menuju Kantor KPU Sulsel, Jl Pettarani, untuk bertemu Ketua KPU Mappinawang. Tidak hanya itu, KPU juga didatangi didatangi forum masyarakat Jeneponto dan sejumlah warga Makassar yang mempertanyakan banyaknya pemilih yang tidak mendapatan undangan dan kartu pemilih untuk bisa ikut serta dalam pemilih.
Forum masyarakat ini ditemui oleh Mappinawang. Saat berita ini diturunkan masih berlangsung pertemuan tersebut. (*)

PMKRI Makassar Menuju Kantor BI

Selasa, 04-03-2008 | 11:32:59
Laporan: Aqsa Riandy Pananrang. dilaqsa@yahoo.co.id

Makassar, Tribun - Puluhan mahasiswa dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Makassar Sanctus Albertus Magnus melakukan aksi unjuk rasa di Jl Botolempangan, Makassar, Rabu (4/3).
Saat ini mahasiswa gabungan dari beberapa perguruan tinggi (PT) ini sedang dalam perjalanan menuju Kantor Bank Indonesia, Jl Jenderal Sudirman.
Mereka melalui Jl Sawerigading dan Jl Jl Jenderal Sudirman dengan aksi longmarch berjalan kaki. Diperkirakan demonstran tiba 10 menit lagi.
Dalam aksinya mahasiswa menuntut pemerintah sBY-JK untuk segera menuntaskan setiap kasus korupsi tanpa pandang bulu.
Selain itu, mahasiswa menyoroti kasus BLBI yang menyeret para obligor utamanya indikasi keterlibatan anggota DPR RI dalam kasus tersebut. (*)

Tribun Timur, Selalu yang Pertama

Aktivis GMKI dan PMKRI Demo di depan

Rabu, 14-05-2008 | 12:47:19

Laporan: Aqsa Riandy Pananrang, dilaq Mandalasa@yahoo.co.id

Makassar, Tribun - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Makassar bersama aktivis PMKRI Cabang Makassar melakukan aksi unjukrasa di depan Monumen Mandala siang ini.

Massa gabungan beberapa perguruan tinggi di kota ini menolak rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM). Terhitung sejak Senin lalu aksi ini sudah tiga kali dilakukan. Dalam orasinya massa mendesak pemerintah segera menangkap dan menyita harta para koruptor untuk subsidi rakyat.
Selain itu, mereka juga mendesak pemerintah melakukan nasionalisasi aset-aset nasional, menstabilkan harga sembako, dan menerapkan pendidikan dan kesehatan gratis. Puluhan petugas kepolisian menjaga ketat aksi yang mengambil sebagian ruas jalan Jenderal Sudirman. (*)

Tribun Timur, Selalu yang Pertama

PMKRI Makassar Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

Laporan: Jumadi Mappanganro. jum_tribun@yahoo.com

Makassar, Tribun -- Aksi penolakan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) masih berlanjut di Kota Makassar.


Hari ini giliran puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI) Kota Makassar yang turun berunjukrasa. Saat ini mereka demo di Jl Botolempangan, tak jauh dari sekretariat HMI Cabang Makassar.

Dalam aksinya yang berlangsung damai, mereka menyatakan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla harus turun jika harga BBM kembali dinaikkan.

Pasalnya kebijakan tersebut menurut mereka makin menyengsarakan rakyat Indonesia. Menyusul efek domino dari kenaikan BBM telah mendorong naiknya harga seluruh kebutuhan hidup sehari-hari warga.

Kendati menggunakan sebagai badan jalan, aksi mereka tidak sampai memacetkan arus lalulintas di Jl Botolempangan. Puluhan polisi dari Polresta Makassar Barat dan Polwiltabes Makassar, baik yang berseragam dinas maupun berpakaian sipil terlihat bersiaga di lokasi kasi. (*)

Tribun Timur, Selalu yang Pertama