Laporan: Jumadi Mappanganro. jum_tribun@yahoo.com
Makassar, Tribun -- Aksi penolakan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) masih berlanjut di Kota Makassar.
Hari ini giliran puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI) Kota Makassar yang turun berunjukrasa. Saat ini mereka demo di Jl Botolempangan, tak jauh dari sekretariat HMI Cabang Makassar.
Dalam aksinya yang berlangsung damai, mereka menyatakan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla harus turun jika harga BBM kembali dinaikkan.
Pasalnya kebijakan tersebut menurut mereka makin menyengsarakan rakyat Indonesia. Menyusul efek domino dari kenaikan BBM telah mendorong naiknya harga seluruh kebutuhan hidup sehari-hari warga.
Kendati menggunakan sebagai badan jalan, aksi mereka tidak sampai memacetkan arus lalulintas di Jl Botolempangan. Puluhan polisi dari Polresta Makassar Barat dan Polwiltabes Makassar, baik yang berseragam dinas maupun berpakaian sipil terlihat bersiaga di lokasi kasi. (*)
Tribun Timur, Selalu yang Pertama
Makassar, Tribun -- Aksi penolakan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) masih berlanjut di Kota Makassar.
Hari ini giliran puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI) Kota Makassar yang turun berunjukrasa. Saat ini mereka demo di Jl Botolempangan, tak jauh dari sekretariat HMI Cabang Makassar.
Dalam aksinya yang berlangsung damai, mereka menyatakan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla harus turun jika harga BBM kembali dinaikkan.
Pasalnya kebijakan tersebut menurut mereka makin menyengsarakan rakyat Indonesia. Menyusul efek domino dari kenaikan BBM telah mendorong naiknya harga seluruh kebutuhan hidup sehari-hari warga.
Kendati menggunakan sebagai badan jalan, aksi mereka tidak sampai memacetkan arus lalulintas di Jl Botolempangan. Puluhan polisi dari Polresta Makassar Barat dan Polwiltabes Makassar, baik yang berseragam dinas maupun berpakaian sipil terlihat bersiaga di lokasi kasi. (*)
Tribun Timur, Selalu yang Pertama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar